Jajak Pendapat
Bagaimana menurut anda dengan pelayanan Publik di Kantor Lurah Penatih ?
Baca Berita

Dalami Pemanfaatan IT di Pemerintahan, Mahasiswa Undiknas Kunjungi Diskominfo Denpasar

Oleh : kominfo | 13 Desember 2017 | Dibaca : 250 Pengunjung

Berbagai kebijakan dan layanan yang dikembangkan oleh pemerintah sudah seharusnya dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu diperlukan sinergi yang baik bersama segenap lapisan masyarakat untuk menyebarluaskan informasi terkait kebijakan dan layanan pemerintah, termasuk salah satunya dengan para akademisi dan mahasiswa di lingkungan kampus. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar, Dewa Made Agung pada saat menerima kunjungan dari mahasiswa FISIP Universitas Pendidikan Nasional, Rabu (13/12) di Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Kunjungan ini dilaksanakan sebagai salah satu program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh kampus, untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang kinerja sebuah organisasi, khususnya di pemerintahan. Kegiatan kunjungan diisi dengan pemaparan program dan kegiatan Diskominfo Denpasar, diskusi serta peninjauan langsung proses kerja di Damamaya Denpasar Cyber Monitor.

Dalam pemaparannya Dewa Made Agung yang didampingi Sekretaris Dewa Made Ariawan dan Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dewa Gede Rai menjelaskan selama ini Diskominfo Denpasar berperan dalam penyiapan dan pengembangan aplikasi layanan untuk masyarakat. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sangat dimanfaatkan untuk menunjang proses pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin efektif dan efisien. Beberapa layanan online yang telah dikembangkan Kominfo bersama OPD lainnya di antaranya aplikasi Pelayanan Rakyat Online (PRO Denpasar), Layanan Santunan Kematian Online E-Sewaka Dharma, Damakesmas, dan lain sebagainya.

Lebih jauh Dewa Made Agung menjelaskan bahwa Kominfo saat ini tengah mengembangkan pengintegerasian data, informasi dan layanan aplikasi dari seluruh OPD di Kota Denpasar ke dalam satu server bersama yang dikelola di Damamaya Denpasar Cyber Monitor. Pengintegerasian data ini nantinya akan sangat bermanfaat untuk memudahkan analisis situasi dan membantu pimpinan dalam pengambilan kebijakan. “Kami sudah mulai menyiapkan yang namanya Big Data, jadi seluruh data informasi diintegerasikan, untuk bisa dianalisis dan lakukan kebijakan, itu yang dimaksud untuk mendukung Denpasar kota cerdas, berdasarkan Big Data” ungkap Dewa Made Agung.

Berkat inovasi yang terus menerus  dikembangkan, Senin (11/12) lalu Kota Denpasar meraih peringkat pertama Kota Cerdas kategori Kota sedang, serta delapan penghargaan lainnya dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017. Untuk itu, Dewa Made Agung mengajak mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat dapat terus memanfaatkan program dan pelayanan yang dikembangkan oleh pemerintah, serta tentunya berpartisipasi untuk menyebarluaskan informasi tersebut di masyarakat, dan lebih jauh dapat berpartisipasi memberikan masukan dan saran untuk pemerintah.

Sementara Kepala Program Studi Administrasi Publik FISIP Undiknas Ni luh Yuliana Dewi  menyampaikan apresiasinya terhadap program Pemerintah Kota Denpasar. "Apa yang dilakukan oleh Pemkot Denpasar saat ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama kami dari kalangan kampus, bisa terus bersinergi dengan Pemkot Denpasar," katanya. Pihaknya berharap ke depan kerjasama kedua belah pihak bisa tetap dijaga dan dikembangkan khususnya dalam hal akses untuk melaukan kegiatan PKL serta akses data untuk penelitian yang ingin dilakukan mahasiswa. “Harapan kami semoga kerjasama ini bisa tetap berjalan dan dikembangkan, misalkan seperti mahasiswa kami diperbolehkan untuk PKL disini, atau dalam mengakses data untuk penelitian yang ingin dilakukan”, katanya. (Rani)


Oleh : kominfo | 13 Desember 2017 | Dibaca : 250 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter